Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, bertekad untuk memastikan bahwa sebelum puncak arus mudik Lebaran 2026, tidak akan ada lagi jalan provinsi di wilayahnya yang berlubang. Ini penting karena Lampung merupakan pintu masuk utama bagi para pemudik dari Pulau Jawa menuju Sumatra, sehingga kesiapan infrastrukturnya sangat krusial.
Rahmat menyatakan bahwa peningkatan mobilitas di saat Lebaran memang perlu diantisipasi dengan baik. Untuk itu, pemerintah daerah akan melakukan perbaikan jalan dengan cepat melalui metode swakelola guna mendukung kelancaran perjalanan para pemudik.
Pemerintahan Provinsi Lampung menargetkan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan secara menyeluruh. Dengan perbaikan yang dilakukan secara sistematis, pemerintah berharap dapat menciptakan pengalaman mudik yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.
Perbaikan Infrastruktur Menjadi Prioritas Utama
Dalam pernyataannya, Rahmat menekankan bahwa sekitar 79,79 persen dari total jalan provinsi di Lampung saat ini dalam kondisi mantap. Ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam menjaga infrastruktur agar tetap layak digunakan.
Dia juga memperhatikan bahwa arus mudik dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni menjadi sorotan utama, terutama saat musim libur lebaran. Upaya perbaikan infrastruktur diharapkan dapat mendukung kelancaran arus lalu lintas di jalur-jalur vital tersebut.
Dengan demikian, pemerintah provinsi berencana untuk berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menyusun rencana perbaikan yang lebih efektif. Peningkatan infrastruktur ini bukan saja untuk mudik Lebaran, tetapi juga untuk kepentingan masyarakat secara umum sepanjang tahun.
Kebijakan Pemerintah dan Dampaknya Terhadap Mobilitas
Rahmat juga mengapresiasi berbagai kebijakan dari pemerintah pusat yang diterapkan untuk mempermudah proses mudik. Misalnya, adanya kebijakan Work From Anywhere (WFA) dan cuti bersama yang memungkinkan masyarakat untuk pulang kampung tanpa terjebak dalam kemacetan.
Dia menyatakan bahwa kebijakan tersebut berpotensi untuk memecah kepadatan arus mudik, sehingga situasi di lapangan bisa lebih terkendali. Keberadaan diskon untuk transportasi udara dan kereta api juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin bepergian.
Selain itu, program mudik gratis yang diadakan pemerintah diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang ingin berpergian. Semua inovasi ini diyakini akan berdampak positif terhadap peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.
Antisipasi dan Persiapan Menjelang Lebaran 2026
Dengan mengantisipasi berbagai kemungkinan yang muncul pada saat Lebaran, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus berbenah. Pihaknya juga akan melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi jalan dan infrastruktur lainnya.
Rahmat berharap masyarakat dapat lebih berpartisipasi dalam memberikan laporan mengenai kondisi jalan. Dengan adanya umpan balik dari warga, perbaikan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.
Langkah-langkah ini diambil sebagai persiapan menjelang Lebaran yang memang menjadi momen penting bagi banyak orang. Dengan segala persiapan yang dilakukan, pemerintah provinsi optimis dapat memenuhi harapan masyarakat untuk mudik yang lebih baik.
